Pada suatu hari ada seorang gadis yang memiliki wajah berjerawat. Seiring berlalu jerawat itu silih berganti hingga jerawatnya memenuhi wajahnya. Kepercayaan dirinya semakin menurun apalagi jika keluar rumah dan bertemu orang lain. Dia merasa dirinya berwajah paling buruk. Dia hampir mengalami depresi berat untunglah ia memiliki seorang sahabat yang menerima apa adanya dirinya dan selalu memberikan dukungan untuk terus berusaha dalam menyembuhkannya mereka pun tak sungkan untuk memberi samangat padanya. Hingga kepercayaan dirinya mulai membaik.
Tapi suatu saat ada seorang paruh baya yang mempertanyakan tentang wajahnya, saat itu kepercayaan dirinya diuji, hingga semua tetangga pun sudah mengetahui kondisinya. Batinnya ingin menangis, raganya ingin mengamuk, tapi dia tak berdaya menghadapi orang-orang itu, mereka bermulut banyak sedangkan dia hanya seorang diri. Kupingnya tak tahan lagi sudah panas rasanga mendengar pertanyaan itu mulutnya malas berucap menjawabnya. Hingga dia memutuskan untuk pergi ke dokter
Tidak ada komentar:
Posting Komentar