Agustus 20, 2014
Agustus 13, 2014
Interview..
Pada hari minggu kemaren, tepatnya tanggal 10 agustus. Itu tandanya aku akan diInterview, bukan cuma aku aja, tapi teman-teman lainnya yang ingin menjadi anggota BEM.
hmm sedikit cemas sih, kenapa mau masuk BEM aja pake diinterview segala? emang diinterview apa aja sih? ditanya apa aja?. rasanya banyak banget pertanyaan yang menumpuk di pikiranku. Untuk memechkan rasa penasaranku, aku mencoba bertanya pada temanku yang menjadi BEM di salah satu kampus lain.
ternyata teman yang pertanya kutanya tidak menjawab. dan teman yang ke-2 mejawab. Alih-alih rasa penasaranku semakin bertambah. Yang menyangkut penyataan dari temanku itu. ternyata aku belum sepenuhnya mempersiapkan diri untuk diinterview, masih banyak yang harus dipersiapkan. termasuk mengenai visi dan misi. Aku sama sekali tidak ingat dengan visi dan misi yang waktu aku tulis di kertas pendaftaran BEM.
Aku berangkat bareng seorang teman yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumahku. dia pun sama seperti aku, belum mempersiapkan semuanya. bahkan visi dan misi pun tidak sempat terpikir olehnya. Untunglah aku memiliki teman yang senasib hehee hatiku agak sedikit lega.
Sampai di kampus, baru ada 2 orang yang sudah datang sebelum kita. padahal ini sudah ngaret loh.termasuk kita ber-2 hehehh ^^
sampai di ruang kelas, suasana tegang tidak menonjol, melainkan biasa aja.
beberapa menit, ketua BEM memberikan sambutan dulu terhadap calon peserta (kaya mau audisi aja) hihi dan memberikan pengarahan.
Satu orang terpanggil masuk untuk keruangan sebelah yang agaknya rahasia. nomor panggilan disesuaikan dengan urutan kedatangan. tiba tiba rasa taku itu muncul, belum lagi peserta yang pertama belum menandakan sesuatu yang menggembirakan. satu per satu pun mulai terpanggil. Akhirnya tiba giliranku.
pada tahap 1, aku dibuatnya tegang dan grogi. mungkin karena kakak2nya belum aku kenal atau karena pertanyaan yang menyangkut pribadi, aku tak terlalu suka pertanya pribadi karena itu private menurutku.
tahap ke 2, kecemasanku mulai berkurang bekurang. sampai tiba di tahap akhir.
usai sudah interview ku, *leganya.
tapi kekhawatiranku tak selesai smapai di sini. masih ada yang mengganjal. yaitu pemilihan kandidat dan yang terpilih akan dilakukan debat kandidat.
untunglah aku tidak terpilih. di situ, bagi kami yang tidak terpilih hanya mendengarkan argumen mereka mengenai pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh ketua BEM. dan kami ikut andil dalam bersuara, artinya kami pun boleh memilih siapa yang cocok untuk menjadi ketua BEM BS dan sebagian dari kami pun boleh melontarkan pertanyaan untuk calon2 kandidat.
tiba di penghujung acara adalah penentuan yang sangat sulit, kemi semua memiliki pilihan masing-masing dan saling menguatkan pilihan mereka.
Namun pada akhirnya, hanya satu yang terpilih menjadi ketua BEM.
ketok palu *toktoktok
ini singkat ceritaku heheh
selesai sudahhh
hmm sedikit cemas sih, kenapa mau masuk BEM aja pake diinterview segala? emang diinterview apa aja sih? ditanya apa aja?. rasanya banyak banget pertanyaan yang menumpuk di pikiranku. Untuk memechkan rasa penasaranku, aku mencoba bertanya pada temanku yang menjadi BEM di salah satu kampus lain.
ternyata teman yang pertanya kutanya tidak menjawab. dan teman yang ke-2 mejawab. Alih-alih rasa penasaranku semakin bertambah. Yang menyangkut penyataan dari temanku itu. ternyata aku belum sepenuhnya mempersiapkan diri untuk diinterview, masih banyak yang harus dipersiapkan. termasuk mengenai visi dan misi. Aku sama sekali tidak ingat dengan visi dan misi yang waktu aku tulis di kertas pendaftaran BEM.
Aku berangkat bareng seorang teman yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumahku. dia pun sama seperti aku, belum mempersiapkan semuanya. bahkan visi dan misi pun tidak sempat terpikir olehnya. Untunglah aku memiliki teman yang senasib hehee hatiku agak sedikit lega.
Sampai di kampus, baru ada 2 orang yang sudah datang sebelum kita. padahal ini sudah ngaret loh.termasuk kita ber-2 hehehh ^^
sampai di ruang kelas, suasana tegang tidak menonjol, melainkan biasa aja.
beberapa menit, ketua BEM memberikan sambutan dulu terhadap calon peserta (kaya mau audisi aja) hihi dan memberikan pengarahan.
Satu orang terpanggil masuk untuk keruangan sebelah yang agaknya rahasia. nomor panggilan disesuaikan dengan urutan kedatangan. tiba tiba rasa taku itu muncul, belum lagi peserta yang pertama belum menandakan sesuatu yang menggembirakan. satu per satu pun mulai terpanggil. Akhirnya tiba giliranku.
pada tahap 1, aku dibuatnya tegang dan grogi. mungkin karena kakak2nya belum aku kenal atau karena pertanyaan yang menyangkut pribadi, aku tak terlalu suka pertanya pribadi karena itu private menurutku.
tahap ke 2, kecemasanku mulai berkurang bekurang. sampai tiba di tahap akhir.
usai sudah interview ku, *leganya.
tapi kekhawatiranku tak selesai smapai di sini. masih ada yang mengganjal. yaitu pemilihan kandidat dan yang terpilih akan dilakukan debat kandidat.
untunglah aku tidak terpilih. di situ, bagi kami yang tidak terpilih hanya mendengarkan argumen mereka mengenai pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh ketua BEM. dan kami ikut andil dalam bersuara, artinya kami pun boleh memilih siapa yang cocok untuk menjadi ketua BEM BS dan sebagian dari kami pun boleh melontarkan pertanyaan untuk calon2 kandidat.
tiba di penghujung acara adalah penentuan yang sangat sulit, kemi semua memiliki pilihan masing-masing dan saling menguatkan pilihan mereka.
Namun pada akhirnya, hanya satu yang terpilih menjadi ketua BEM.
ketok palu *toktoktok
ini singkat ceritaku heheh
selesai sudahhh
Langganan:
Postingan (Atom)
