Kita punya dua tangan yang dilengkapi dengan 10 jari-jarinya yang bisa digunakan untuk meraba dan mengambil sesuatu, bayangkan orang yang tidak memiliki tangan atau yg kekurangan jarinya pasti akan sulit untuk menggapai sesuatu.
Kita punya dua kaki yang bisa berjalan normal, coba Anda lihat berapa banyak orang menyandang disabilitas, seperti yang kehilangan kakinya, mereka mencoba berjalan dengan menggunakan alat dengan bersusah payah, beda dengan kita yg memiliki kaki normal namun masih malas untuk berjalan, bahkan untuk sekedar keluar rumah pun kita lebih senang menggunakan transportasi seperti motor dan mobil. Cobalah rasakan kenikmatan ketika Anda berjalan kaki, ada banyak pemandangan bagus diluar sana yang hanya bisa dinikmati ketika berjalan kaki. Mulai melangkah dan rasakan perjalanan di setiap langkah-langkah kaki ini.
Kita punya dua mata yang indah dengan dua mata ini artinya kita harus lebih banyak memperhatikan sekitar kita dan melihat tentunya melihat keindahan alam ini sebagai ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala yang Maha Sempurna.
Kita punya satu mulut yang dengan jelas suara kita bisa keluar darinya. Kita dapat mengungkap apa yang kita inginkan.
Kita punya hidung satu dengan dua lubang agar bisa bernafas dengan lancar tanpa khawatir tidak bisa bernafas, coba Anda lihat orang sakit yang terbaring di rumah sakit yang bernafas dengan tabung oksigen melalui selang tentunya tidak gratis. Maka beruntungnya kita dapat menghirup udara dengan gratis.
Kita juga punya dua telinga yang mana mengartikan bahwa kita harus lebih banyak mendengar dari pada bicara. Melalui telinga inilah kita dapat mengetahui apa yang sedang dibicarakan lawan bicara kita, tanpa kedua telinga ini kita tak akan dapat mengetahui apa yang sedang orang bicarakan.
Maka, marilah kita bersyukur mulai hari ini dan sampai seterusnya terutama dimulai dari hal-hal kecil seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Tak usahlah ingin memiliki tubuh seperti dia, ingin memiliki wajah seperti dia. Toh kamu juga belum tentu akan lebih bahagia jika seperti mereka, yang kamu inginkan. Sampai saat ini pun saya masih dan sedang belajar mensyukuri diri sendiri. Begitupun dengan kekurangan yang akan saya terima. Ingat, di dunia ini tak ada yang sempurna kecuali yang Sang Maha Pencipta-lah yang menciptakan kita yaitu Allah SWT.
Kita punya dua kaki yang bisa berjalan normal, coba Anda lihat berapa banyak orang menyandang disabilitas, seperti yang kehilangan kakinya, mereka mencoba berjalan dengan menggunakan alat dengan bersusah payah, beda dengan kita yg memiliki kaki normal namun masih malas untuk berjalan, bahkan untuk sekedar keluar rumah pun kita lebih senang menggunakan transportasi seperti motor dan mobil. Cobalah rasakan kenikmatan ketika Anda berjalan kaki, ada banyak pemandangan bagus diluar sana yang hanya bisa dinikmati ketika berjalan kaki. Mulai melangkah dan rasakan perjalanan di setiap langkah-langkah kaki ini.
Kita punya dua mata yang indah dengan dua mata ini artinya kita harus lebih banyak memperhatikan sekitar kita dan melihat tentunya melihat keindahan alam ini sebagai ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala yang Maha Sempurna.
Kita punya satu mulut yang dengan jelas suara kita bisa keluar darinya. Kita dapat mengungkap apa yang kita inginkan.
Kita punya hidung satu dengan dua lubang agar bisa bernafas dengan lancar tanpa khawatir tidak bisa bernafas, coba Anda lihat orang sakit yang terbaring di rumah sakit yang bernafas dengan tabung oksigen melalui selang tentunya tidak gratis. Maka beruntungnya kita dapat menghirup udara dengan gratis.
Kita juga punya dua telinga yang mana mengartikan bahwa kita harus lebih banyak mendengar dari pada bicara. Melalui telinga inilah kita dapat mengetahui apa yang sedang dibicarakan lawan bicara kita, tanpa kedua telinga ini kita tak akan dapat mengetahui apa yang sedang orang bicarakan.
Maka, marilah kita bersyukur mulai hari ini dan sampai seterusnya terutama dimulai dari hal-hal kecil seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Tak usahlah ingin memiliki tubuh seperti dia, ingin memiliki wajah seperti dia. Toh kamu juga belum tentu akan lebih bahagia jika seperti mereka, yang kamu inginkan. Sampai saat ini pun saya masih dan sedang belajar mensyukuri diri sendiri. Begitupun dengan kekurangan yang akan saya terima. Ingat, di dunia ini tak ada yang sempurna kecuali yang Sang Maha Pencipta-lah yang menciptakan kita yaitu Allah SWT.